Bawaslu Kota Batu dan Rumah Inklusi Tandatangani PKS, Perkuat Komitmen Demokrasi Inklusif
|
Batu, 21 Agustus 2026 — Bawaslu Kota Batu resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Inklusi Kota Batu sebagai langkah memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat.
Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan pada Jumat (21/08/2026) tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi, termasuk dalam pengawasan pemilu secara partisipatif.
Melalui kerja sama ini, Bawaslu Kota Batu dan Rumah Inklusi Kota Batu mendorong terbangunnya kesadaran masyarakat bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk memastikan kelompok masyarakat yang selama ini membutuhkan dukungan aksesibilitas mendapatkan ruang yang layak untuk berpartisipasi. Inklusivitas menjadi bagian penting dalam membangun proses demokrasi yang dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Bawaslu Kota Batu terus mendorong pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan pemilu. Partisipasi masyarakat tidak hanya dibutuhkan untuk memberikan informasi terkait potensi pelanggaran, tetapi juga untuk bersama-sama menjaga proses demokrasi agar berjalan sesuai dengan ketentuan.
Sementara itu, kerja sama dengan Rumah Inklusi menjadi salah satu bentuk penguatan sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan masyarakat. Melalui kolaborasi, edukasi serta pemahaman mengenai pengawasan pemilu dapat dikembangkan dengan pendekatan yang lebih inklusif dan mudah diakses.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun berbagai kegiatan kolaboratif yang mendorong keterlibatan masyarakat secara lebih luas dalam pengawasan pemilu. Setiap warga negara memiliki ruang, akses, dan kesempatan untuk mengambil bagian dalam kehidupan demokrasi.
Bawaslu Kota Batu dan Rumah Inklusi Kota Batu berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan partisipatif yang inklusif, karena demokrasi yang kuat adalah demokrasi yang memberikan tempat bagi semua.
Penulis : Imam
Editor : Humas