Sobo Sekolah di SMK 17 Agustus Batu, Mardiono Ajak Gen Z Teliti Informasi dan Tolak Hoaks
|
Kota Batu – Bawaslu Kota Batu kembali melaksanakan program Sobo Sekolah sebagai bagian dari komitmen memperkuat pendidikan pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula. Kegiatan yang berlangsung di SMK 17 Agustus Batu pada Kamis (04/06/2026) ini diikuti oleh para siswa dengan tujuan meningkatkan literasi demokrasi serta membangun karakter pemilih muda yang cerdas dan berintegritas.
Dalam kegiatan tersebut, Mardiono menyampaikan materi mengenai pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan berupa maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi.
"Gen Z harus teliti informasi, cek faktanya, dan tolak hoaks. Jangan mudah percaya atau langsung membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya. Sikap kritis menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi," tegas Mardiono.
Dalam pemaparannya, Mardiono mengajak para siswa untuk membiasakan diri melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, memanfaatkan sumber informasi yang terpercaya, serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang mengandung ujaran kebencian maupun isu SARA yang dapat memecah persatuan.
Selain membahas literasi digital, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menolak praktik politik uang sebagai salah satu bentuk menjaga integritas demokrasi. Para pemilih pemula diharapkan mampu menggunakan hak pilihnya secara bebas dan bertanggung jawab tanpa dipengaruhi kepentingan tertentu.
Supriyanto menyampaikan bahwa pendidikan pengawasan partisipatif menjadi salah satu strategi Bawaslu Kota Batu dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
"Pemilih pemula memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan masa depan demokrasi. Oleh karena itu, mereka harus dibekali dengan pemahaman yang baik mengenai demokrasi, literasi digital, serta pentingnya menjaga integritas pemilu melalui penolakan terhadap politik uang, hoaks, dan isu-isu yang memecah persatuan," ujar Supriyanto.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai tantangan demokrasi di era media sosial, peran Bawaslu, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif.
Melalui program Sobo Sekolah, Bawaslu Kota Batu berharap para pelajar mampu menjadi agen perubahan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, bijak dalam menggunakan media digital, serta berani menyampaikan kebenaran. Dengan semangat "Saring sebelum Sharing, Cek Fakta Sebelum Percaya," generasi muda diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis : Imam
Editor : Humas