Bawaslu Kota Batu dan SMAS PGRI Batu Jalin Kerja Sama, Wujudkan Generasi Z yang Melek Demokrasi
|
Kota Batu - Bawaslu Kota Batu resmi menjalin kerja sama dengan SMAS PGRI Batu melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Rabu (15/07/2026) dan menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kota Batu dalam membangun budaya demokrasi yang sehat di lingkungan sekolah.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar melalui berbagai kegiatan edukatif, salah satunya program SOBO SEKOLAH. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga memiliki keberanian untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal jalannya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Supriyanto menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki kesadaran demokrasi sejak dini.
"Generasi Z adalah generasi yang akan menentukan arah demokrasi Indonesia di masa depan. Karena itu, mereka harus melek demokrasi, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta mampu menjadi pelopor dalam menolak politik uang, hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk pelanggaran Pemilu," tegas Supriyanto.
Ia menambahkan bahwa pendidikan demokrasi tidak hanya sebatas mengenalkan proses pemungutan suara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pihak SMAS PGRI Batu menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap kolaborasi dengan Bawaslu Kota Batu dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada peserta didik mengenai pentingnya demokrasi serta mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, cerdas, dan berintegritas.
Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, Bawaslu Kota Batu menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring pendidikan demokrasi dengan berbagai institusi pendidikan di Kota Batu. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan pengawasan partisipatif agar semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya menjaga kualitas demokrasi dan turut mengawal setiap tahapan Pemilu secara aktif.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara Bawaslu dan dunia pendidikan, diharapkan lahir Generasi Z yang melek demokrasi, mampu berpikir kritis, berani menyuarakan kebenaran, serta menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Pemilu yang bersih, demokratis, dan berintegritas.
Penulis : Imam
Editor : Humas