Lompat ke isi utama

Berita

Jagongan Demokrasi Bawaslu Kota Batu, Perkuat Pengawasan Siber Hadapi Disinformasi di Ruang Digital

ss

Batu, 20 Agustus 2026 — Perkembangan ruang digital membawa tantangan baru dalam kehidupan demokrasi, salah satunya penyebaran disinformasi, misinformasi, hingga manipulasi informasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian Bawaslu Kota Batu dalam memperkuat pengawasan di ruang digital.

Hal tersebut disampaikan Yogi Eka Chalid Farobi, S.Sos., Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Batu, dalam kegiatan Jagongan Demokrasi, Kamis (20/08/2026).

Yogi menyampaikan bahwa disinformasi dapat memberikan dampak yang destruktif ketika informasi yang beredar diterima tanpa melalui proses verifikasi. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah dan memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.

“Disinformasi semakin destruktif di ruang digital. Jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru memengaruhi cara kita melihat demokrasi dan menentukan pilihan.”

Menurut Yogi, perkembangan teknologi dan media sosial membuat arus informasi semakin cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama ketika informasi yang keliru atau menyesatkan dapat menyebar luas dalam waktu singkat.

Melalui Jagongan Demokrasi, Bawaslu Kota Batu terus mendorong penguatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi digital dalam kehidupan demokrasi. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga mampu bersikap kritis terhadap berbagai informasi yang ditemui di ruang digital.

Penguatan Pengawasan Siber juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kota Batu dalam merespons perkembangan pola penyebaran informasi di ruang digital. Pengawasan dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai potensi disinformasi, misinformasi, maupun manipulasi informasi yang dapat memengaruhi proses demokrasi.

Ruang digital merupakan bagian dari ruang publik yang perlu diawasi bersama. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi penting dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, dengan mengedepankan verifikasi, kehati-hatian, dan tanggung jawab sebelum menyebarkan suatu informasi.

Bawaslu Kota Batu berkomitmen untuk terus membuka ruang diskusi dan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan, termasuk Jagongan Demokrasi, sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif dan kesiapan menghadapi tantangan demokrasi di era digital.

Penulis : Imam
Editor : Humas