Mardiono Lakukan Konsolidasi Demokrasi Bersama SMK 17 Agustus Batu, Perkuat Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
|
Kota Batu – Bawaslu Kota Batu terus memperluas pendidikan demokrasi bagi generasi muda melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi. Kali ini, Mardiono melaksanakan konsolidasi bersama SMK 17 Agustus Batu pada Kamis (04/06/2026) sebagai upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi dan meningkatkan kesadaran politik yang sehat di kalangan pelajar.
Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi antara Bawaslu Kota Batu dan pihak sekolah dalam membahas pentingnya pendidikan demokrasi sebagai bekal bagi pemilih pemula. Melalui forum ini, para siswa didorong untuk memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta pentingnya berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Mardiono menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang demokratis, kritis, dan berintegritas. Menurutnya, pendidikan demokrasi tidak hanya memberikan pemahaman mengenai proses pemilu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Pemilih pemula merupakan generasi yang akan menentukan arah demokrasi di masa depan. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman yang baik mengenai nilai-nilai demokrasi, pentingnya partisipasi masyarakat, serta menjaga integritas dalam setiap proses demokrasi," ujar Mardiono.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas berbagai bentuk kolaborasi yang dapat dilaksanakan antara Bawaslu Kota Batu dan SMK 17 Agustus Batu, seperti program Sobo Sekolah, Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), sosialisasi kepemiluan, hingga kegiatan literasi demokrasi yang melibatkan para pelajar.
Supriyanto menyampaikan bahwa sinergi dengan lembaga pendidikan merupakan salah satu langkah strategis Bawaslu Kota Batu dalam memperluas pendidikan pengawasan partisipatif.
"Melalui kerja sama dengan sekolah, kami berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya demokrasi dan memiliki keberanian untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu. Pendidikan demokrasi sejak dini merupakan investasi untuk masa depan bangsa," ujar Supriyanto.
Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Kota Batu berharap terbangun komitmen bersama dengan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang memiliki kesadaran demokrasi yang kuat, berpikir kritis, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
Bawaslu Kota Batu akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan partisipatif. Dengan semakin banyaknya pemilih pemula yang memahami nilai-nilai demokrasi, diharapkan akan lahir generasi yang aktif, bertanggung jawab, dan berintegritas dalam menjaga demokrasi Indonesia.
Penulis : Imam
Editor : Humas