Sobo Sekolah di SMAN 3 Kota Batu, Bawaslu Ajak Siswa Jadi Pelopor Deteksi Dini Hoaks
|
Batu, 2026 — Bawaslu Kota Batu melalui program Sobo Sekolah menyambangi SMAN 3 Kota Batu untuk memberikan pendidikan kepemiluan dan pengawasan partisipatif kepada para siswa. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya peran masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam mengawal demokrasi.
Dalam kegiatan tersebut, Yogi Eka Chalid Farobi, S.Sos., Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Batu, menyampaikan materi mengenai pentingnya deteksi dini terhadap penyebaran informasi bohong atau hoaks di ruang digital.
Yogi menyampaikan tiga langkah deteksi dini antihoaks yang dapat diterapkan siswa dalam menghadapi berbagai informasi yang beredar di media sosial.
Pertama, jangan langsung percaya dan jangan langsung menyebarkan informasi. Siswa diajak untuk menahan diri ketika menerima informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Kedua, cek sumber dan kebenaran informasi. Informasi perlu diperiksa dengan melihat sumber asli, membandingkan dengan sumber terpercaya, serta mencermati konteks informasi sebelum mengambil kesimpulan.
Ketiga, berpikir kritis sebelum membagikan informasi. Setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang dibagikan tidak menyesatkan, merugikan orang lain, maupun memicu konflik di masyarakat.
Selain membahas deteksi dini hoaks, Bawaslu Kota Batu juga memberikan pemahaman mengenai pengawasan partisipatif. Para siswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang mampu ikut mengawasi berbagai potensi pelanggaran dalam proses demokrasi.
Pengawasan partisipatif dapat dilakukan dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, memahami informasi kepemiluan, serta berani menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Melalui Sobo Sekolah, Bawaslu Kota Batu terus memperluas pendidikan pengawasan kepada generasi muda. Pemilih pemula dinilai memiliki peran penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, termasuk dalam menghadapi tantangan informasi di ruang digital.
Penulis : Imam
Editor : Humas