#Kolokium bahas Hukum dan Pencegahan, Yogi : Pencegahan adalah strategi utama Bawaslu
|
Batu, 29 April 2025 — Bawaslu Kota Batu kembali melaksanakan kegiatan kolokium ilmiah sebagai bentuk penguatan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif. Kali ini, kolokium mengangkat tema “Hukum dan Pencegahan”, yang diselenggarakan di Kantor Bawaslu Kota Batu dan diikuti oleh para mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Universitas Brawijaya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Yogi Eka Chalid Farobi, Anggota Bawaslu Kota Batu yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPM). Dalam forum ini, Yogi menyampaikan materi seputar kerja-kerja pencegahan pelanggaran pemilu dan pentingnya penguatan hukum dalam proses pengawasan.
“Pencegahan adalah strategi utama Bawaslu dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan demokratis. Tugas kita bukan hanya menindak, tetapi bagaimana memastikan pelanggaran tidak terjadi sejak awal melalui edukasi, pengawasan partisipatif, dan penguatan regulasi,” terang Yogi.
Dalam pemaparannya, Yogi menjelaskan secara rinci kerangka hukum yang menjadi dasar kewenangan Bawaslu, mulai dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 hingga Perbawaslu tentang pencegahan. Ia juga memaparkan berbagai strategi yang telah dilakukan oleh Bawaslu Kota Batu dalam menyosialisasikan pengawasan partisipatif kepada masyarakat, termasuk pelibatan komunitas, tokoh agama, pemuda, hingga generasi milenial.
Diskusi berlangsung secara interaktif. Para mahasiswa MBKM aktif mengajukan pertanyaan dan menanggapi isu-isu aktual seperti tantangan penegakan hukum pemilu, peran mahasiswa dalam pencegahan, hingga efektivitas pendekatan partisipatif dalam mengawal proses demokrasi.
Kolokium ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kota Batu dalam membuka ruang akademik dan dialog terbuka bersama kalangan perguruan tinggi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami peran strategis Bawaslu, serta terinspirasi untuk turut serta dalam gerakan pengawasan pemilu yang inklusif dan berintegritas.
Bawaslu Kota Batu menilai keterlibatan mahasiswa dalam program magang tidak hanya sebagai proses pembelajaran, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter kepemiluan yang sadar hukum, demokratis, dan bertanggung jawab.
Penulis : Imam
Editor : Humas