Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Batu Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026, Perkuat Kelembagaan dan Pengawasan Partisipatif

pleno

Kota Batu – Bawaslu Kota Batu menggelar rapat pleno rutin dalam rangka Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk meninjau pelaksanaan program kerja selama tiga bulan pertama tahun 2026 sekaligus menyusun strategi penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas pengawasan pada periode berikutnya.

Rapat pleno diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kota Batu dengan agenda utama mengevaluasi capaian indikator kinerja, efektivitas pelaksanaan program, serta mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu ditingkatkan guna mendukung optimalisasi tugas dan fungsi kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, menyampaikan bahwa evaluasi kinerja merupakan bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan kepemiluan.

"Evaluasi ini menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan. Hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah strategis agar kinerja Bawaslu Kota Batu semakin efektif, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan kelembagaan ke depan," ujar Supriyanto.

Dalam rapat tersebut, setiap divisi memaparkan capaian program kerja Triwulan I Tahun 2026 beserta berbagai kendala dan tindak lanjut yang akan dilakukan. Pembahasan difokuskan pada penguatan kelembagaan sebagai fondasi utama dalam meningkatkan efektivitas pengawasan, profesionalisme sumber daya manusia, serta penyempurnaan tata kelola organisasi yang lebih responsif terhadap dinamika kepemiluan.

Selain mengevaluasi capaian kinerja, rapat pleno juga membahas arah pengembangan program pendidikan pengawasan partisipatif sebagai salah satu prioritas Bawaslu Kota Batu pada masa non-tahapan. Program tersebut akan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan, komunitas, organisasi masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Anggota Bawaslu Kota Batu sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Yogi Eka Chalid Farobi, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting dalam mewujudkan pengawasan yang efektif.

"Pengawasan partisipatif merupakan investasi demokrasi jangka panjang. Karena itu, kami akan terus memperluas pendidikan pengawasan kepada pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat agar tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga demokrasi adalah tanggung jawab seluruh warga negara," jelas Yogi.

Melalui evaluasi capaian kinerja Triwulan I Tahun 2026, Bawaslu Kota Batu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan melalui evaluasi yang berkelanjutan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi program kerja yang terukur dan akuntabel.

Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan integritas, Bawaslu Kota Batu optimistis mampu terus memperkuat kualitas pengawasan serta membangun budaya pengawasan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan demokrasi yang semakin kuat, transparan, dan berintegritas.

Penulis : Imam
Editor : Humas