Lompat ke isi utama

Berita

Anggota Bawaslu Kota Batu Jadi Moderator Diskusi Kamis Manis Vol. 2 Bahas Tindak Pidana Pemilu

kamismanis

Kota Batu – Anggota Bawaslu Kota Batu, Mardiono, S.H.I., M.H., dipercaya menjadi moderator dalam kegiatan Diskusi Kamis Manis Vol. 2 yang mengangkat tema "Tindak Pidana Pemilu". Keterlibatan tersebut merupakan wujud komitmen Bawaslu Kota Batu dalam mendukung penguatan literasi kepemiluan serta mendorong ruang dialog yang edukatif dan konstruktif mengenai penegakan hukum pemilu.

Kegiatan yang menghadirkan berbagai narasumber dan peserta dari berbagai kalangan tersebut menjadi wadah untuk memperdalam pemahaman mengenai tindak pidana pemilu, mulai dari dasar hukum, unsur-unsur pelanggaran, mekanisme penanganan, hingga pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga integritas proses demokrasi.

Sebagai moderator, Mardiono memandu jalannya diskusi agar berlangsung interaktif dan memberikan ruang bagi peserta untuk berdialog secara aktif mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan tindak pidana pemilu.

Dalam kesempatan tersebut, Mardiono menyampaikan bahwa pemahaman terhadap regulasi dan mekanisme penegakan hukum pemilu menjadi hal yang penting, tidak hanya bagi penyelenggara pemilu, tetapi juga bagi masyarakat sebagai bagian dari pengawasan partisipatif.

"Literasi mengenai tindak pidana pemilu perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami batasan-batasan hukum dalam setiap tahapan pemilu. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan dugaan pelanggaran sehingga kualitas demokrasi dapat terus terjaga," ungkap Mardiono.

Diskusi Kamis Manis Vol. 2 juga menjadi forum bertukar gagasan antara akademisi, praktisi, penyelenggara pemilu, serta masyarakat dalam membahas tantangan penegakan hukum pemilu di Indonesia. Berbagai perspektif yang disampaikan diharapkan dapat memperkaya pemahaman peserta mengenai pentingnya penegakan hukum yang profesional, adil, dan berintegritas.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum-forum ilmiah seperti ini, Bawaslu Kota Batu terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat pendidikan demokrasi dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Diskusi yang terbuka dan berbasis pengetahuan diharapkan mampu mendorong lahirnya masyarakat yang lebih kritis, peduli, dan aktif dalam mengawal proses demokrasi.

Bawaslu Kota Batu meyakini bahwa demokrasi yang berkualitas tidak hanya ditopang oleh regulasi yang kuat, tetapi juga oleh masyarakat yang memiliki pemahaman hukum yang baik dan berpartisipasi aktif dalam menjaga integritas setiap tahapan pemilu. Oleh karena itu, kolaborasi melalui forum-forum edukatif akan terus didorong sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.

Penulis : Imam
Editor : Humas